Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Monday, 13 May 2013

Cara Menghilangkan Stress



Berikut merupakan tips untuk menghilangkan stress:

1. Identifkasikan Penyebab Stress
    Mencari tahu apa yang menyebabkan Anda menjadi stress merupakan hal terbaik, karena Anda akan dapat menemukan solusi yang tepat sebagai penghilangnya. Stress bisa disebabkan karena berbagai faktor seperti ; lingkungan pekerjaan, sekolah, banyaknya tugas-tugas yang belum terselasaikan, maupun lingkungan sekitar yang kurang harmonis. Jika identifikasi sudah ditemukan maka langkah selanjutnya bisa Anda pilih pada langkah selanjutnya yang tepat setelah point ini.

2. Berikan Sempatkan Waktu untuk Diri Sendiri
    Cobalah untuk bersantai . Relax. Menghabiskan beberapa waktu dengan keluarga  Anda, membaca buku atau menonton film favorit,  bermain olahraga favorit tiap sore atau menikmati keindahan alam bersama teman, tarik nafas dalam-dalam kemudian perlahan dikeluarkan lewat mulut sampai benar-benar relax , atau melakukan hobi, bahkan berteriak sekencang-kencangnya di ladang yang hijau, luas, dan jauh dari keramaian juga akan  benar-benar menenangkan pikiran Anda dan melepaskan semua ketegangan dan pikiran stres.


3. Jangan Menekan Pikiran dan Emosi
    Bila perilaku seseorang yang mengganggu membuat Anda stres. Berbicara sopan dengannya dan ceritakan tentang hal itu. Kuasailah pikiran dan emosi, jangan sampai amarah membuat keadaan menjadi tanbah rumit.

4. Menganalisis jadwal waktu Anda
    Jika Anda merasa terbebani dengan banyak tanggung jawab, cobalah untuk menganalisa, mengatur dan memprioritaskan tugas-tugas Anda dengan membuat daftar yang harus dilakukan dan menyoroti tugas-tugas yang paling penting dan harus segera dilakukan. Kemudian, membagi slot waktu sesuai dengan prioritas tugas. Jika beberapa tugas terlalu besar untuk dilakukan pada satu waktu, bagilah tugas dalam kelompok-kelompok kecil. Jangan membebani diri sendiri dan coba untuk menemukan waktu untuk bersantai sejenak. banyak yang bilang bahwa manajemen waktu adalah kunci keberhasilan dan jika Anda mengatur waktu dengan baik, maka Anda merasa lebih fokus dan energik dan stres akan jauh dari Anda

5. Bergaul dengan orang-orang positif
    Menghabiskan beberapa waktu dengan orang-orang positif, setidaknya memperkuat mental anda untuk bertahan menghadapi stres. sangat dianjurkan bagi anda bertukar pikiran dan membagi keluh kesah pada orang yang selalu bersikap positif.
 
6. Musik sebagai terapi
    Musik bekerja seperti sihir untuk menenangkan pikiran Anda dan memberikan efek rileks dari semua ketegangan dan stres. Jadi mendengarkan musik favorit Anda atau memainkan gitar atau piano ketika Anda merasa stres sangatlah baik untuk dicoba.
 
7. Tertawa / Bersenda Gurau dengan Teman-Teman
    Dikatakan bahwa tertawa adalah obat yang baik. Jika Anda memiliki rasa humor yang baik, Anda kurang rentan terhadap stres, depresi dan kecemasan. Jika Anda menghadapi beberapa fase sulit dalam hidup, jangan kehilangan senyum di wajah Anda dan hadapilah sebagai seorang pejuang yang tidak pernah mengutuk takdir.
 
8.  Cukup tidur
     Tidur selama minimal 6 sampai 8 jam setiap hari karena meremajakan tubuh kita dan membuatnya siap untuk hari berikutnya. Jika kita tidak mendapatkan cukup tidur, tubuh kita tetap lelah, tidak memiliki energi yang cukup untuk berkonsentrasi dan bekerja dengan baik yang selanjutnya mengarah ke stres.
 
9. Curhat
    Curhat atau Curahan Hati yaitu menceritakan kepenatan dan hal-hal yang membuat hati galau. Curhat kepada teman ataupun buku harian juga dapat mengurangi stress, karena hal itu seakan mengurangi stress yang menjadi beban pikiran.

10. Pijat
      Pijat dengan jari juga membantu untuk melepaskan ketegangan dan stres. Ketika titik-titik tertentu  ditekan, ada sensasi sakit ringan.  Ada banyak titik-titik tekanan pada tubuh kita. Teknik memijat diri sendiri berikut boleh dicoba sendiri:
       a). Tutup mata Anda tekan dengan ujung jari  titik antara kedua alis mata.
       b). Tempatkan satu tangan Anda di bahu lainnya  dan tekan otot-otot di bahu dalam gerakan melingkar selama 5 sampai 10 kali. lalu  ulangi dengan bahu lainnya.
 
11. Mandilah dengan Air Hangat Dicampur Rempah-Rempah 
      Terapi mandi juga bermanfaat dalam relaksasi pikiran dan tubuh dan mengurangi tingkat stres. Anda juga dapat meletakkan minyak aroma  atau herbal dalam bak mandi seperti kelopak mawar atau lemon setengah jam sebelum mandi, ramuan ini memiliki efek menenangkan dan membuat Anda santai serta meremajakan tubuh Anda.
 
12. Berpikir Positive
      Percayalah bahwa kekuatan dari dalam diri Anda sebagian besar karena pikiran yang positive. Ingatlah bahwa pikiran positive akan mengubah keadaan menjadi lebih positive.

13. Berdoa, Berwudlu, Sholat, dan Mengaji
      Berdoa dan mencurahkan apa yang terjadi dan memohon untuk diberikan jalan terbaik untuk menyelesaikan perkara yang dihadapi kepada Alloh sebagai Yang Maha Mengetahui merupakan hal yang diharuskan, karena tanpa kuasa-Nya maka hidup akan hampa. Berwudlu juga dapat menyegarkan kulit karena pori-pori terbuka sehingga stress berkurang, serta sebagai peremajaan kulit. Sholat dan mengaji jugadapat menenangkan hati.

Semoga kita semua terhindar dari stress dan dapat menitih kehidupan fana ini dengan segala jalan yang bijak pada problema-problema yang ada. aamiin :)

referensi :
metris-community.com
idecara.blogspot.com

Thursday, 18 October 2012

In Tips : 9 manfaat berjalan kaki

 

Berjalan kaki adalah salah satu latihan aerobik paling sederhana dan teraman yang dapat kita lakukan. Jalan kaki adalah olah raga yang murah, aman dan sangat menyenangkan bila dilakukan bersama teman, pasangan atau keluarga. Jangan pernah menganggap remeh jalan kaki karena tidak sedikit manfaat yang bisa kita dapatkan dari “sekedar” berjalan-jalan.  
Inilah beberapa manfaat jalan kaki :
 (1) Terhindar dari serangan jantung
Kita tahu otot jantung membutuhkan aliran darah lebih banyak agar dapat berfungsi normal, memompakan darah tanpa henti. Untuk itu berjalan kaki tergopoh-gopoh dapat memperderas aliran darah ke dalam koroner jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup.
Bukan hanya itu, kelenturan pembuluh darah arteri tubuh yang terlatih menguncup dan mengembang akan terbantu oleh mengejangnya otot-otot tubuh yang berada di sekitar dinding pembuluh darah saat tergopoh-gopoh. Hasil akhirnya, tekanan darah cenderung menjadi lebih rendah, perlengketan antar sel darah yang bisa berakibat gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh juga akan berkurang. Lebih dari itu, HDL yang bekerja sebagai spon penyerap LDL. Tidak banyak cara di luar obat yang dapat meningkatkan kadar HDL selain dengan bergerak badan.
(2) Terhindar dari stroke
Kendati pengaruh berjalan tergopoh-gopoh terhadap stroke belum senyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa studi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Salah satu studi terhadap 70 ribu perawat (Harvard School of Public Health) yang bekerja menunjukkan dengan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, risiko mereka terserang stroke menurun hingga dua per tiga.
(3) Berat badan stabil
Ternyata dengan membiasakan berjalan kaki, laju metabolisme tubuh ditingkatkan. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh sehingga kenaikan berat badan tidak terjadi.
 
(4) Menurunkan berat badan
Selain berat badan dipertahankan stabil, mereka yang mulai kelebihan berat badan bisa menurunkannya dengan berjalan tergopoh-gopoh secara rutin. Kelebihan lemak di bawah kulit akan dibakar bila rajin berjalan kaki kurang lebih satu jam.
(5) Mencegah kencing manis
Membiasakan berjalan kaki melaju sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk. Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu minum obat bisa dilakukan dengan  gerak badan rutin berkala. Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara bergerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan.
(6) Mencegah osteoporosis
Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga selain paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis, tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling sedikit 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis. Mereka yang melakukan gerak badan sejak muda dan cukup mengonsumsi kalsium sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman osteoporosis.
(7) Meredakan encok lutut
Dengan membiasakan diri berjalan kaki cepat atau memilih berjalan di dalam kolam renang, keluhan nyeri encok lutut bisa mereda. Untuk mereka yang mengidap encok lutut, berjalan kaki perlu dilakukan berselang-seling, tidak setiap hari. Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada sendi untuk memulihkan diri. Satu hal yang perlu diingat bagi pengidap encok tungkai atau kaki: jangan keliru memilih sepatu olahraga. Kita tahu, dengan semakin bertambahnya usia, ruang sendi semakin sempit, lapisan rawan sendi kian menipis, dan cairan ruang sendi sudah susut. Kondisi sendi yang sudah seperti itu perlu dijaga dan dilindungi agar tidak mengalami goncangan yang berat oleh beban bobot tubuh, terlebih pada yang gemuk.
 Bila bantalan (sol) sepatu olahraga kurang empuk, sepatu gagal berperan sebagai peredam goncangan (shock absorber). Itu berarti sendi tetap mengalami beban goncangan berat selama berjalan, apalagi bila berlari atau melompat. Hal ini yang memperburuk kondisi sendi lalu mencetuskan serangan nyeri sendi atau menimbulkan penyakit sendi pada mereka yang berisiko terkena gangguan sendi.
 (8) Mencegah depresi
Ternyata menggerakkan badan dengan berjalan cepat juga membantu pasien depresi. Berjalan tergopoh-gopoh bisa menggantikan obat anti depresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun.
(9) Mencegah kanker usus besar (colorectal carcinoma)
Seperti yang kita tahu, menggerakkan badan ikut melancarkan peristaltik usus sehingga buang air besar lebih tertib. Kanker usus dicetuskan pula oleh tertahannya tinja lebih lama di saluran pencernaan. Studi lain menyebutkan peran berjalan kaki terhadap kemungkinan penurunan risiko terkena kanker payudara.

Kesimpulannya, berjalan kaki membawa manfaat yang sangat besar bagi kesehatan tubuh kita. Bagi yang mempunyai aktivitas padat dan tidak sempat pergi ke Gym atau bersenam, hal ini bisa menjadi salah satu rekomendasi yang bagus dan patut untuk dicoba. 

Source : Cybertransferin.blogspot.com